Realita


Haii namaku Desi, aku lahir dibulan September.

Bukan maksudku supaya aku diucapin "Happy birthday" Bukaaannn...!! 

Bahkan, hanya dalam 1 kalimat itu saja, kita bisa dikatakan menyerupai suatu kaum

kenapa? karena muslim (orang islam) itu tidak diajarkan seperti itu. Shohih? :)

Aku lahir di kota ini, sebuah kota yang salah satu ciri khas makanannya itu pempek.

aku bersyukur bisa lahir dikota ini. dan ada banyak makanan yang aku favoritkan disini, dan aku suka rasanya. 

oh ya aku juga terlahir dari seorang ibu dan ayah berdarah palembang, maka nya aku jadi anak orang palembang. "asli".... kata orang.

aaaaa... bukan ini yang mau kubahas -_- skipp..

Jadi aku tu sangat bersyukur terlahir dari keluarga yang sederhana, mereka sayang kepada ku. mereka sangat baik hati , dan penyabar. ini yang ku suka dari mereka.. aku cinta pada mereka karena Allah Azza wa Jalla. Sekarang usia mereka sudah memasuki kepala enam, aku harap mereka sehat-sehat terus, dan panjang umur dalam ketaatan kepada Allah ta'ala.

dan bisa menyaksikan pernikahan ku kelak, ibu bisa menggendong cucu dari ku nanti..

aamiiin kan jama'ah :") ❣️

Ohya, bulan juli kemarin aku baru lulus dari tempat belajarku, dan aku juga baru keluar dari sebuah tempat dimana disana aku hidup selama 3 tahun lamanya, tempat dimana menurutku "zona aman" dan disana lingkungannya baik. Alhamdulillah ~


Aku pikir, akan selamanya hidup disana. Tapi kukatakan sekarang "Tidak". nyatanya sekarang aku sedang menulis diruangan kecilku, iya kamar tidurku. 

tak disangka sudah 3 tahun telah ku lewati, banyak sekali pelajaran yang kudapatkan dari sana banyak juga guru serta teman yang ku jumpai.


Allah takdirkan ku kembali ke rumah... dulu aku pernah berpikir kalo mau tinggal disana sampai mendapatkan jodoh. hihi ~ 

tapi, Allah berkata lain. Allah mentakdirkan ku untuk pulang duluan ke rumah menemui ayah dan ibuku sebelum menemui calon imam ku ... weleh weleh :D


menurut ku ini suatu hal yang jarang sekali ku bayangkan. Masuk - belajar - ujian - lulus - pulang.

dan seketika itu aku ingat bahwa kita semuanya akan pulang , ya pastinya pulang kepada sang pencipta. kita hadir disini karena Allah yang menciptakan kita, karena Allah juga yang telah mentakdirkan kita untuk kembali kepada-Nya....


Apa yang kurasa saat ini campur aduk, kadang merasa "aaa gak ada temen lagi".. karena biasanya disana dari tidur, bangun sampe tidur lagi pun mesti lihat banyak orang. hehe

tapi lagi-lagi ku pikir, memang seperti inilah namanya hidup gak bisa kalo harus selalu ditemenin, gak selalu ramai ! gak selalu nyaman!...

nah dari sinilah aku belajar kalo kita itu tidak boleh bersandar hanya pada manusia saja. kenapa? ya karena manusia bisa kapan saja meninggalkan kita, melupakan kita. 

dan harusnya kita bersandar hanya kepada Allah. dan ini Wajib hukumnya.

kita wajib bertawakal kepadaNya, bukan kepada selainnya.

dan apabila kita mencintai Allah, Allah pun lebih mencintai kita.

dan apabila kita menjaga Allah, Allah pun lebih menjaga kita. 

begitu seharusnya kaum mukmin.


Btw.. setelah aku jalani selama satu bulan ini, aku merasa manusia ini memang sangat membutuhkan Allah Al kholiq. kenapa? karena disaat semua orang lari dari kita, dan disaat kita lagi butuh orang-orang yang katanya dekat dengan kita pun tak ada. jarang sekali. ku katakan~

dan kembali lagi, Allah lah yang mencukupkan kita dari apa yang kita butuhkan, dan Allah yang memberikan banyak nikmat dan rezeki kepada kita yang sedang membutuhkan. Subhanallah, Allah maha kuasa atas segala apapun.


dan aku bingung sama orang-orang yang masih saja pergi ke dukun. yang terkadang hanya sekedar untuk menggenapkan uang, minta disembuhkan penyakitnya, minta di jampi-jampi agar barang yang hilang bisa kembali lagi melalui instingnya para perdukunan.

ini adalah sebuah ke-kacau-an dalam hidup, alangkah susahnyaaa, mau minta uang aja mesti ke dukun dulu. bukannya nambah uang malah habis uangnya untuk bayar si dukun. hehe ~ 

ini lah bukti bahwasannya masih banyak orang-orang yang menyekutukan Allah. 


Padahal kalo mau dapet harta atau sebuah kenikmatan yang lain ya tinggal minta sama Allah, mengadahkan tangan dan berdo'a pada Allah agar diberikan rezeki yang cukup dan berkah. pastinya di barengi dengan usaha, cari penghasilan. 


"berdoalah hanya padaku, maka aku akan mengabulkan do'a mu" firman Allah ta'ala.


"apabila kamu ingin meminta, maka mintalah kepada Allah" - potongan hadits arbain nawawi hadit ke-19. Hadits riwayat tirmidzi. 

Pelajaran buat kita, Jangan merasa aman dari "Kesyirikan" . harus terus belajar tentang tauhid, bagaimana cara mengesakan Allah Azza wa Jalla dan belajar juga tentang kesyirikan agar kita dapat menghindarinya. 

------------- 

dan Alhamdulillah, aku merasa akhir-akhir ini setelah pulang dari sana, aku merasakan perubahan dari pola pikirku, sikapku , dan perasaanku. mempelajari dikit demi sedikit dengan berjalannya waktu. 

rasanya aku sangat menikmati masa transisiku ini. ~


mulai mikir untuk kedepannya, untuk apa hidup ini? bagaimana caraku menjalani hari ini, dan lain sebagainya...

- هذا نعمة من اللّٰه -a

Kata Ustadz Hafizahullahu : "gak apa apa, kalo kita Menyebutkan nikmat-nikmat Allah yang telah diberikan pada kita. ini adalah sebuah tanda syukur kita pada Allah". 

:)

dan terakhir dari ku .

Jangan salah memilih teman dekat atau nama lainnya Sahabat. kenapa? karena seorang teman itu sangat berpengaruh dalam hidup, aku sangat merasakannya.

aku memiliki seorang teman yang menurutku baik. semoga Allah menjaganya dan memudahkan urusannya. aku sering terinspirasi darinya dan tentunya kadang aku dapet motivasi darinya. 

walaupun kadang dia tak suka dengan tingkahku, yang pastinya ada percekcokan sedikit , tapi kami tetap berteman dengan baik sampai sekarang. tak lupa, dia juga yang sering menyemangatkanku dalam belajar, menghafal , muraja'ah dan mengejar target.

Ini adalah suatu hal yang sangat terbatas.

karena gak setiap teman bisa mengerti kita, dan menerima apa adanya.

Maka dari itu belajar untuk menjadi orang yang baik agar bisa mendapatkan teman yang baik pula. 

seperti halnya dengan jodoh, iya cerminan diri kita :)

akhiril kalam.

Sekian~

Selasa, 7 September 2021


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mau kemana setelah ini?

Air Mata Kenangan

Akhir Cerita