Akhir Cerita

 Aku Desi Septiani panggil saja Desi. Aku mempunyai teman yang sudah ku anggap sebagai sahabat ku sendiri bahkan saudari. Mungkin sudah ku bahas tentang dirinya di blog ku sebelumnya. Perkenalan dan perjumpaan kami dari awal. Seindah itu kisahnya. Yaa indah~ :)

Ini bulan Juni mau masuk akhir bulan. Mungkin ini adalah detik-detik ku masih bisa berkomunikasi dengannya. Ntahlah mungkin aku akan sangat merindu dan mungkin dia juga. 

Dia sedih aku mau masuk pondok lagi, dan dia juga sedih di akhir bulan ini dia udah mau berangkat kesana. Tempat yang ia tuju. 

"Sedih kalau lihat langit..."ujarnya

"Kita berada di langit yang sama tapi tempat kita berbeda..."lanjutnya

Kami pun mulai galau-galauan :" hehe~ (biasalah wanita)

Tapi, aku katakan.

"Perpisahan sebenarnya ialah kalo kita sama² gak bertemu di surga"

Yaps.. ini adalah dunia, fana , hina !

Semua sudah ditakdirkan oleh Allah, dengan sebaik² rencana. 

Aku berharap bisa kembali bertemu dengan mu. 


Pernah ku bilang.

"Baru kali ini aku ngerasain adanya kasih sayang dari seorang Sahabat"~

Ini perkataan yang jujur dan amat tulus dari hati.

Yaa.. aku merasa bersahabat dengan mu adalah sebuah impian yang indah. 

Dari awal jumpa , pas udah hampir deket, kita sama² terbuka, saling bantu, saling mengingatkan, satu tujuan, kamu ngerti aku, kamu mau tunjukin bahwa kamu itu sayang sama sahabatnya , udah mau rela jemput aku padahal jauh, bolak balik cuma mau antar aku kerumah, dan banyak lagi kisah kita yang sudah kita ukir bersama. 

Kadang aku pikir, akankah kita bisa seperti itu kembali? 

Semoga apa yang aku doakan untuk kita bisa bertemu lagi itu terjadi. Biidznillah:)

Aku tunggu cerita dari mu 2 tahun kedepan :)

Semoga kamu bisa hadir diacaraku. Dengan wajah yang penuh kebahagiaan. 


See you again, ukh cyn.


I'm back

@desept_nr

Senin, 14 Juni 2021.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Air Mata Kenangan

Mau kemana setelah ini?